Jumat, 29 Agustus 2008

SMS to The Heaven

Boleh jadi kamu tidak menyukai sesuatu padahal baik untukmu. Dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal tidak baik untukmu. Al Baqarah :216
Putri berkata padaku bahwa “Allah sangat mencintaiku, Ia selalu mengajariku tentang hidup dan Dialah guru sejati untukku.” Di lain kesempatan kembali ia mengirimkan sms nya padaku “Allah create me to be a taff and a struggle women.” Begitu optimisnya ia menghadapi hidupnya. Hidup yang mungkin jika aku jadi dirinya belum tentu mampu untuk menghadapinya. Namun disetiap sms yang ia kirimkan padaku, seperti memberi jawaban padaku untuk menjadi lebih taff untuk setiap masalah yang ku alami. Tiap kita memiliki masalah masing-masing, tinggal kita yang menyikapinya dengan bijak. Ah sobatku, sungguh kau seolah tahu apa yang sedang kurasakan saat itu. Bahkan d isms terakhirmu kau mengucapkan selamat padaku. Sebuah ucapan yang ringan namun penuh dengan makna. “Congratulation, kau telah diajar langsung oleh si Pemilik Hidup.”
Sungguh, aku jadi iri padamu karena kau memiliki semangat yang luar biasa. Kau mampu menghadirkan ruh baru di dalam jiwa yang kering kerontang. You are my inspiration, did you know that. Dan aku sungguh merindukan hadirnya soulmate, kawan, sahabat sepertimu. Walau entah terdengar berita yang tak enak di dengar, namun kau tahu aku percaya padamu. Aku percaya, kau takkan menggadaikan Dienmu pada makhluk-makhluk yang menginginkan harta untuk penebus dosa.
Dan biarlah orang mau bicara apa tentang dirimu nun jauh di sana, namun aku akan selalu percaya padamu. Seperti aku percaya bahwa Kita adalah orang-orang yang beruntung. Beruntung karena memiliki Guru yang takkan pernah meninggalkan kita, Guru yang tidak memiliki khilaf, Guru yang meniupkan cinta di hati kita, Guru yang tidak pernah tidur, Guru yang menuntun kita agar tak terjerumus dalam lembah melalui Surat CintaNya. Tidak seperti guru-guru lain yang mungkin sudah melupakan kita, saat waktu dan jarak memisahkan.
Satu hal lagi yang putri ungkapkan padaku “menangislah sebelum kau tertidur karena kau tidak pernah tahu apakah setelah matamu terpejam setelah itu kau masih dapat menghirup udara dunia yang fana ini atau tidak.” Aaah sungguh aku sangat merindukan kata-kata itu, sungguh aku sangat merindukan saat-saat aku dapat menangis setelah surat cinta dari Guru telah terbaca. Oh putri semoga kita takkan surut dimakan zaman yang menakjubkan ini hingga tidak terwarnai dengan warna-warni dunia.
I miss you…..

[+] Read More

Kamis, 07 Agustus 2008

Bertanggung Jawab dengan Keputusan

Bak buah simalakama, kata-kata itu sering sekali terdengar. Kata-kata itu seolah bercerita pada kita tentang keputusan apapun yang diambil akan berdampak pada kita.
Ketika aku mendoakan saudaraku untuk mengambil sebuah pekerjaan yang aku yakini itu baik baik untuknya dan keluarganya. Saat itu aku sudah tahu bahwa ketika ia meninggalkanku, aku yang akan menggantikan sementara tanggung jawab yang sebelumnya diamanahkan padanya. Namun aku tak menyesali dengan doa yang senantiasa kupanjatkan untuknya. Bahkan aku tetap mendoakan agar ia dimudahkan dan mendapatkan kebaikan dalam setiap langkahnya.
Namun ketika aku merenung, sepertinya aku sedih. Sedih karena kehilangan partner, kakak, serta sahabat yang bisa membuatku tersenyum. Aku selalu berfikir, akankah aku kuat menghadapi amanah dan tanggungjawab yang semakin bertambah. Jujur, jika aku boleh berkata pada semua orang aku akan berkata "Aku Lelah..." tapi aku hanya ingin belajar bagaimana bertanggungjawab dengan apa yang sudah aku putuskan. Keputusan mendukung sepenuhnya dalam perpindahannya. Dan aku tak menyesali keputusan. Aku hanya berusaha untuk menerima dan memahami keputusan ini.
Untukmu kakakku, Selamat Berjuang. Semoga Allah senantiasa memberikan kemudahan padamu. Dan untukku, semoga aku dapat menjalani hari-hari hingga aku mendapatkan pengganti yang sama baik atau bahkan lebih baik. Amin ya Allah.

[+] Read More

Rabu, 06 Agustus 2008

Berdoalah.....

Ketika kesedihan sedang merasuk ke dalam hatimu, jangan pernah putus asa dengan apa yang sedang kau alami. Sakit memang ketika kita menyadari bahwa hidup kita tidak seperti yang kita inginkan. Bahkan impian yang kita yakini terbaik ternyata harus hilang dari genggaman kita.

Jika kita menceritakan keluh kesah kita pada manusia dan itu mampu membuat kita jauh lebih baik. Apakah dengan mencurahkan isi hati kita pada Sang Pemilik hati akan semakin membuat kita rugi? Sesungguhnya tidak karena dengan mencurahkan isi hati kita akan membuat kita tenang dan merasa jauh lebih baik. Maka kenapa kita harus merasa malas, enggan untuk berdoa. Berdoalah, karena dalam doa kita berbicara langsung pada Pemilik Kehidupan ini. Dalam doa kita dapat mencurahkan isi hati kita. Don't be Shy, karena keluh kesahmu akan aman terjaga kerahasiaannya.

Akan tetapi jangan juga jadi sosok yang sombong. karena dalam doa kita hanya ada tentang AKU. Kita tak pernah ingat untuk mendoakan keluarga, lingkungan, saudara-saudara nun jauh di tempat lain sedang meratapi kesedihannya. Kita hanya berdoa semoga kita bahagia. Padahal keluarga, lingkungan, serta saudara-saudara kita mendoakan kebahagiaan untuk kita. Dan bisa jadi kebahagiaan yang kita rasakan saat ini adalah doa yang dikirimkan saudara kita. Karena kita tidak pernah tahu doa yang mana yang dikabulkanNya.

Allah always answer Our Pray...
If He says "Yes" He give us perfectly
If He says "No" He change it Better
If He says "Wait" He Give us The Best

So doakanlah saudara-saudara kita dalam setiap sujud panjang kita. karena ketika kita mendoakan saudara kita, niscaya malaikat pun mendoakan kita dengan doa yang sama. He says "Untukmu juga..". Bayangkan betapa indahnya doa itu. Doa yang kita kirimkan ternyata menjadi doa untuk kita dan disampaikan oleh para malaikat-malaikatNya. Indah kan, so Yuk kita mulai berdoa, mendoakan dan semoga Ia kan memberikan kita yang Terbaik.

[+] Read More

Selasa, 15 Juli 2008

Jangan Kau Kira

Jangan kau kira malam kan selamanya menjelang
karena setelah itu mentari kan segera bersinar...
Jangan kau kira hidup akan terus berlangsung
karena setelah itu kematian kan membawamu ke kehidupan abadi...
Jangan kau kira kesedihan kan selalu menderamu
karena sesudah kesedihan pasti ada kesenangan...
Percayalah..!! karena itu adalah janjiNya yang pasti

[+] Read More

Senin, 09 Juni 2008

Akhir Semester yang Menakjubkan

Subhannallah, tak terasa ternyata aku hampir satu tahun berada di sekolah ini. Sebuah keajaiban terindah yang aku alami selama bercengkrama dengan dunia ini. Dunia yang tak pernah aku mimpikan bahwa aku akan menjadi guru...

Ujian sudah selesai, pekerjaan mengoreksi pun mulai menjadi aktifitas yang melelahkan. karena harus menyelesaikan delapan kelas yang diamanahkan kepadaku. Tapi semua itu sesungguhnya bukan menjadi kepenatanku dalam menjalani tugasku sebagai guru. Aku tahu semua profesi memiliki tuntutannya sendiri, dan aku sadar bahwa mengoreksi adalah salah satu tanggung jawab yang harus aku jalani. Akan tetapi semua jadi terasa berat ketika hati serta fikiran ini harus berkenaan dengan cobaan hidup yang aku rasakan saat ini. Semua terasa menguras energi hingga kelelahan yang begitu sangat aku membuatku sering tersungkur dan tidur lebih cepat.

Aku tahu seharusnya aku bisa menempatkan masalah pribadiku pada tempatnya, sehingga tidak mengganggu peranku sebagai guru. Namun semakin aku berusaha menghalau justru semakin aku memikirkannya. Hingga mataku sembab karena aku menangisi diriku yang tidak bisa menyelesaikan masalah ini secepatnya.

Terkadang aku sangat berterimakasih pada siswa-siswa di sekolah ini. karena senyuman, gurauan, tingkahlaku serta keunikannya mampu membuat aku melupakan sejenak masalah-masalah hidupku. Subhanallah, aku bahagia bisa merasakan saat-saat indah bersama mereka.

Setelah ujian akhir semester ini, siswa-siswa di sekolah ini sedang demam Badminton, mungkin karena habis menyaksikan Uber dan Thomas yang menampilkan performa yang menarik di ajang perbulutangkisan.. sehingga guru-guru ikut bergabung bersama mereka untuk bermain bulutangkis. Lumayanlah buat menghilangkan kejenuhan terhadap aktifitas mengajar, mengoreksi, remedial dan raport akhir semester..

Melalui anak kita belajar, melalui hidup kita belajar dan aku tidak malu untuk mengakui bahwa aku berterimakasih untuk semua yang telah mereka lakukan.
karena akhir semester ini betul-betul semester yang menakjubkan.. dan semoga akan semakin menakjubkan hingga Semester dua ini berakhir.

[+] Read More

Minggu, 25 Mei 2008

Jangan Salahkan Takdir

Takdir...
Sungguh kata tersebut berubah maknanya menjadi sangat sempit. Seseorang mengatakan takdir, jika ia berhasil atau jika ia gagal. Contohnya, “mungkin sudah takdirnya kita jadi orang miskin..” atau “mungkin sudah takdirnya menjadi orang kaya..”. Padahal takdir tidaklah sesempit itu, takdir adalah semuanya.. takdir bukan sekedar hasil yang akan kita peroleh. Melainkan semua yang terjadi adalah takdir. Bermula dari kedatangan kita di dunia (awal) lalu perjalanan hidup kita (proses)hingga akhir kehidupan kita (keluaran/hasil) itulah takdir..
Kita selalu menyalahkan takdir manakala kita gagal mendapatkan sesuatu, padahal kita tak pernah berjuang untuk mendapatkannya. Sesungguhnya ketika kita berjuang mendapatkan sesuatu itu juga takdir. Contohnya, seseorang berkata bahwa takdirku adalah kenyang. Tapi bagaimana seseorang bisa kenyang jika ia tak mau memasukkan makanannya ke mulutnya, padahal di depannya sudah ada makanan. Bagaimana mungkin ia kenyang jika ia tak makan. Nah proses memasukkan makanan tersebut juga takdir.
Allah selalu memberikan hidayah serta jalannya untuk semua umatNya. Tinggal bagaimana hambanya mau berusaha untuk menangkap hidayahNya itu. Bukankah tiap diri sudah membuat perjanjian dengan RabbNya manakala ia akan dilahirkan ke dunia. Sesungguhnya sejak saat itu kita yang menuliskan takdir seperti apa yang kita inginkan. Jangan pernah menyalahkan takdir manakala keinginan kita tidak tercapai. Sesungguhnya Allah sangat tahu apa yang terbaik untuk kita. Boleh jadi kita menganggap sesuatu baik untuk kita padahal belum tentu seperti itu. Hanya Allahlah yang tahu apa yang terbaik untuk kita.

So Jangan salahkan Takdir.. Apalagi menghujat Sang Pemilik Takdir... seperti dalam lagu yang telah diubah oleh penulisnya “…takdir memang kejam, tak dapatkah kau rasakan….” Karena sesungguhnya untuk naik ke level yang lebih tinggi kita akan selalu di uji. Tak perlu berfikir akan seperti apa hasilnya, selama kita berusaha, selama kita telah memberikan yang terbaik. Maka sesungguhnya kita sudah Do The Best untuk pilihan Takdir kita. Allah tak pernah melihat hasil, melainkan proses. Percaya dan yakinkan diri untuk tetap berbaik sangka pada Pemilik Takdir.

Illahi Anta Ya Rabbi..
Aku kembali keharibaanMu
Untuk meluruskan cinta melalui kasihMu
Aku kembali terpuruk ketika kulepaskan keagungan cintaMu
Aku tersungkur untuk bermunajat padaMu
Sang Pemilik Hidup, melalui janjiMu pada setiap hambaMu
Dan aku percaya Kau kan berikan yang terbaik untukku
Untuk ku bawa hingga hari akhir, untuk kubawa untuk bertemu denganMu
Hingga hati semakin tenang dan tunduk pada Ayat-ayatMu
Aku kembali Ya Rabb….

Home, May 25, 2008

[+] Read More

Senin, 14 April 2008

Yang Merindukan Kasih Sayang

Dari sekian banyak siswa yang hadir di acara camping, ada satu siswa yang membuatku sangat sedih.

Anak laki-laki itu sehari-hari selalu menyendiri, untuk belajarpun terlihat sangat tidak bersemangat. Bahkan lebih sering bermain-main dengan dirinya sendiri. Anak itu bukan anak autis, bukan anak "special need", namun aku tetap mengatakan bahwa anak ini memang berkebutuhan khusus namun bukan penyakit.

Anak ini sesungguhnya terluka, luka hati yang sangat dalam. Disaat teman-temannya menikmati canda dan tawa bersama kedua orang tuanya. Ia menikmati canda dan tawa bersama "Play Station" atau hanya bersama kakak dan pembantu yang melayaninya sehari-hari.

Ia sanggup menunggu kepulangan ayah dan ibunya hingga jam satu ditemani permainan yang disediakan orang tua di rumahnya. Namun sungguh miris, sang ibu dan ayahnya hanya berbicara sebentar lalu masuk ke kamar tidur.

Anak itu menangis tersedu-sedu dan ingin segera pulang, saat kutanya kenapa ia ingin pulang. ia tak menjawab. ia menangis, saat itulah kusadari bahwa sesungguhnya anak itu iri dengan temannya. sebelumnya ia tak menangis, namun ketika beberapa temannya dikunjungi oleh orang tuanya. ia menangis tersedu-sedu.

Aku bertanya padanya, apakah kamu rindu dengan bunda.. Ia pun menjawab "..iya.."
oooo sedihnya, anak itu semakin menangis sejadi-jadinya.
entah dorongan dari mana, aku merasa sedih lalu aku memeluknya... dan berbicara padanya.
Ia pun akhirnya terdiam, tidur di atas pangkuanku. Aku fikir ia pasti lelah karena seharian beraktifitas. Namun dalam lubuk hatiku, aku tahu sesungguhnya ia merindukan belaian kasih sayang, dari orang-orang yang menyayanginya. ia hanya ingin ditemani, dibelai saat tidur.

Dialah anak-anak korban kesibukan kedua orangtuanya. Untuk apa harta dan tahta yang dipersembahkan jika sang anak kehilangan kedua orangtuanya?
untuk apa hidup dengan berlimang harta jika tak ada kecupan sebelum tidur, tidak ada dongeng, canda tawa bersama kedua orang tua. Dia hanya satu dari banyak anak yang merindukan kasih sayang yang tidak didapatkannya dirumahnya...

[+] Read More

School Camp

Sebelas maret pukul 21:00 yang lalu aku merasakan sesuatu yang sangat berharga. Saat itu aku sedang mengikuti acara camping di Sekolahku. Acara itu diikuti oleh anak-anak kelas 1 dan kelas 2.
Saat itu hujan dan petir bersahut-sahutan. Dengan suasana tanpa orang tua kandung, siswa-siswi berada di sekolah. satu per satu siswa menangis, karena takut dan ingin pulang.

Aku sadar semua itu memang fitrah karena sebagai anak berada malam-malam di sekolah bukanlah hal yang biasa mereka lakukan. oleh karena itu banyak sekali siswa yang menangis.

Salah satu dari mereka ingin pulang karena ketakutan karena melihat sosok yang tidak lazim di lihat, sosok gaib bermata biru yang berada di ruangan itu. Saat sang guru mencoba menghubungi orang tuanya, ternyata baru diketahui bahwa sang anak memang bisa melihat sesuatu yang "tidak kelihatan"... uuuuh andaikan semua tau pasti ketakutan juga saat itu (hehe bersyukurnya saat itu hujan) jadi acara keliling sekolah tidak jadi dilakukan. Yang pasti kemungkinan siswa untuk melihat hal yang aneh-aneh lebih sedikit.. (hehe ngeri juga kalo banyak anak-anak yang melihat yang aneh-aneh..

Namun ada perasaan yang muncul saat kulihat satu per satu anak-anak bergantian menangis, aku khawatir akan ada anak lain yang menangis. karena secara psikologis saat melihat teman menangis suasana sedih pun terbangun sehingga memungkinkan anak lain untuk ikut menangis juga. Terbukti dari satu siswa yang menangis, menjadi 3 orang yang menangis dalam satu ruangan. itu yang bisa kelihatan, karena saat pagi baru kita ketahui ada anak yang sebenarnya ketakutan dan menangis namun tidak menampakkannya, mereka memilih untuk menyembunyikan kesedihannya sendiri. Menutup matanya sambil berpura-pura tidak terjadi apa-apa padanya. namun pagi harinya matanya sembab dan merah karena telah menangis. Setelah ditanya apa yang terjadi padanya barulah ia mengaku bahwa ia semalam menangis.

Subhanallah, begitu banyak karakter anak-anak yang muncul saat itu, dan aku sangat beruntung bisa menemukannya di sini.

[+] Read More

Selasa, 08 April 2008

Tangan Tuhan dibalik Virus Flu Burung

Saatnya Dunia Berubah...!!!!

Diantara buku yang belakangan ini menghebohkan adalah karya Siti Fadilah Supari yang sekarang menjabat Menteri Kesehatan. Jabatannya sebagai menteri tidaklah melejitkan bukunya akan tetapi wawancara dengan Australia dan buku yang ia luncurkan dalam versi bahasa inggris yang berjudul It’s Time for the World to Change mampu membuat heboh dunia internasional.

Judulnya biasa saja: "Saatnya Dunia Berubah ! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung". Buku ini bercerita mengenai pengalaman Siti Fadilah Supari saat berhadapan dengan flu burung di Indonesia.

Salah satu pengalaman yang sangat ditonjolkan adalah penggunaan virus H5N1 yang dikirimkan ke WHO. Dalam kesepakatan virus yang dikirimkan ke WHO menjadi milik dunia. Negara asal tidak dapat mengotak-atiknya. Namun kenyataannya, negara maju bisa menggunakan kesempatan ini untuk membuat vaksinnya yang kemudian bisa dikomersialkan.

Keluhan Siti Fadilah Supari adalah, Indonesia tidak lagi memiliki hak atas virus itu dan jika vaksin ini dibuat perusahaan asing maka Indonesia bisa mendapatkannya dengan cara membeli, tentu dengan harga mahal. Inilah yang kemudian diupayakan beliau sebagai menteri agar negara berkembang seperti Indonesia mendapatkan hak dari pengiriman sampel virus tersebut ke WHO.

Katanya, dalam buku itu, sudah ada kesepakatan agar sampel tersebut setelah dikirimkan negara asal bisa mendapatkan manfaatnya. Bukan hanya soal komersial tetapi juga untuk penelitian.

Mengenai “tuduhan” virus dimanfaatkan laboratorium di Amerika untuk membuat senjata biologi, Siti Fadilah Supari hanya mengatakan di dalam bukunya tidak se eksplisit itu. Dia hanya menyebut laboratorium Los Alamos tetapi tidak disebutkan di Amerika Serikat. Akan tetapi dalam sebuah ceramah dia hanya menduga-duga bahwa virus flu burung ini bisa dijadikan senjata biologi oleh Amerika.

Dalam bukunya, Siti Fadilah juga mengatakan bahwa virus flu burung yang dimiliki oleh indonesia sebenarnya berbeda dengan virus yang dimiliki oleh vietnam. dikatakan bahwa virus Indonesia lebih berbahaya dibandingkan virus Vietnam, oleh karena itu jika dunia dapat membuat vaksin untuk virus strain Indonesia sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menghadapi virus yang lebih lunak dibanding virus indonesia.


Secara kronologis, buku ini memang merupakan refleksi atau catatan perjalanan. Di hadapan sidang internasional World Health Prganization (WHO) dan WHA (World Health Assembly) tahun 2007, Indonesia di bawah pimpinan Ibu Menteri Kesehatan telah melakukan terobosan dan berhasil mengungkap kejahatan kapitalisme virus. Berlanjut pada pidato beliau di Genewa Swis dalam Inter-Govermental Meeting for Pandemic Influenza Preparedness, 20 November 2007 dan New Delhi International Ministerial Conference on Avian Pandemic Influenze 1-4 Desember 2007 lalu, terobosan pemikiran dan tindakan Ibu Siti Fadilah Supari telah membuka mata dan kesadaran negara-negara miskin dan berkembang lainnya untuk ikut menuntut perombakan sistem kesehatan dunia di bawah WHO agar menjadi adil, transparan dan setara. Bersama India, Kuba, Venezuela, Iran dan beberapa negara lainnya bahkan sempat muncul gagasan membentuk Poros Selatan-Selatan untuk perjuangan di bidang kesehatan ini.


Ia tidak takut untuk menghadapi negara adikuasa, karena ia percaya bahwa untuk kebenaran ia yakin bahwa Tuhan akan membantunya. Ia selalu mengadukan keluh kesahnya dan ketakutannya hanya pada saat ia berbicara berdua sujud tersungkur dalam gelapnya malam melalui Tahajud panjangnya. Setiap kegundahan serta doa selalu ia panjatkan kepada-Nya agar perjuangan yang ia bawa dapat menolong Indonesia dan dunia dari virus Flu Burung.

Teruslah berjuanglah bu, Semoga Allah senantiasa memudahkan dan membantumu untuk menegakkan kebenaran dan keadilan bagi dunia....!!





[+] Read More

Senin, 07 April 2008

Grade Six Versus Teacher


Hari ini sekolahku rame banget, maklum ada pertandingan antara guru dengan pemenang Football Club di sekolah yaitu kelas 6..

seru banget, mayoritas siswa dari kelas 1-5 menjagokan guru, maklum mereka sakit hati karena telah dikalahkan oleh kelas 6...
hehehe jadi menjagokan guru dech.


namun beberapa siswa
tetap menjagokan kelas 6 donk secara mereka ya siswa kelas enam itu sendiri dan teman-teman yang bersimpati pada kelas 6 karena tak ada yang menjagokan.
walau tetap untuk guru kelas enam, menjagokan murid-muridnya untuk menang.


Pertandingan berlangsung
sangat seru, walau tampak jelas perbedaan usia, tinggi antara guru dan muridnya tetap berlangsung alot. Kelas enam tertinggal lebih dulu pada babak pertama dengan skor 4-0. namun pada babak kedua gempuran kelas enam makin dikobarkan untuk membobol gawang guru.

Akhirnya gawang guru pun berhasil ditaklukkan oleh Amir. Kelas enam semakin bersemangat untuk membobol gawang guru dan terbukti melalui tendangan Bobby akhirnya kelas enam berhasil merubah kedudukan menjadi 4-2. Kelas enam dengan semangatnya, terus melaju tanpa kenal lelah.

beberapa menit menjelang peluit dikumandangkan ;-) tim guru menambah GOL dan semakin mempertinggi ketinggalan menjadi 5-2. dan pertandingan pun berakhir.

Semua sangat bergembira, bersemangat, serta berbahagia dengan kemenangan guru, namun tetap bahagia dengan perlawanan kelas enam yang terus berjuang hingga mampu mengejar ketinggalan. Oh itulah indahnya semangat...

Walau tubuh, usia lebih kecil tapi tetap bisa memberikan perlawanan yang menakjubkan sehingga tidak kalah telak. Itulah pelajaran hari ini.. Jangan patah Semangat..!! Yang penting berikanlah yang terbaik....!



video

[+] Read More

Mungkin Sekali Saya Sendiri Juga Maling

Oleh Taufiq Ismail

Kita hampir paripurna menjadi bangsa porak-poranda,
terbungkuk dibebani hutang dan merayap melata sengsara
di dunia. Penganggur 40 juta orang,anak-anak tak bisa
bersekolah 11 juta murid, pecandu narkoba 6 juta anak
muda, pengungsi perang saudara 1 juta orang, VCD
koitus beredar 20 juta keping, kriminalitas merebat di
setiap tikungan jalan dan beban hutang di bahu 1600
trilyun rupiahnya.

Pergelangan tangan dan kaki Indonesia diborgol di
ruang tamu Kantor Pegadaian Jagat Raya, dan di
punggung kita dicap sablon besar-besar: Tahanan IMF
dan Penunggak Bank Dunia.

Kita sudah jadi bangsa kuli
dan babu, menjual tenaga dengan upah paling murah
sejagat raya.

Ketika TKW-TKI itu pergi lihatlah mereka bersukacita
antri penuh harapan dan angan-angan di pelabuhan dan
bandara, ketika pulang lihat mereka berdukacita karena
majikan mungkir tidak membayar gaji, banyak yang
disiksa malah diperkosa dan pada jam pertama mendarat
di negeri sendiri diperas pula.

Negeri kita tidak merdeka lagi, kita sudah jadi negeri
jajahan kembali. Selamat datang dalam zaman
kolonialisme baru, saudaraku. Dulu penjajah kita satu
negara, kini penjajah multi kolonialis banyak bangsa.
Mereka berdasi sutra, ramah-tamah luar biasa dan
banyak senyumnya. Makin banyak kita meminjam uang,
makin gembira karena leher kita makin mudah
dipatahkannya.

Di negeri kita ini, prospek industri bagus sekali.
Berbagai format perindustrian, sangat menjanjikan,
begitu laporan penelitian. Nomor satu paling wahid,
sangat tinggi dalam evaluasi, dari depannya penuh
janji, adalah industri korupsi . Apalagi di negeri
kita lama sudah tidak jelas batas halal dan
haram,ibarat membentang benang hitam di hutan kelam
jam satu malam. Bergerak ke kiri ketabrak copet,
bergerak ke kanan kesenggol jambret, jalan di depan
dikuasai maling, jalan di belakang penuh tukang peras,
yang di atas tukang tindas. Untuk bisa bertahan
berakal waras saja di Indonesia, sudah untung.
Lihatlah para maling itu kini mencuri secara
berjamaah. Mereka bersaf-saf berdiri rapat, teratur
berdisiplin dan betapa khusyu'. Begitu rapatnya mereka
berdiri susah engkau menembusnya. Begitu sistematiknya
prosedurnya tak mungkin engkau menyabotnya. Begitu
khusyu'nya, engkau kira mereka beribadah. Kemudian
kita bertanya, mungkinkah ada maling yang istiqamah?
Lihatlah jumlah mereka, berpuluh tahun lamanya,
membentang dari depan sampai ke belakang, melimpah
dari atas sampai ke bawah, tambah merambah panjang
deretan saf jamaah. Jamaah ini lintas agama, lintas
suku dan lintas jenis kelamin.
Bagaimana melawan maling yang mencuri secara
berjamaah? Bagaimana menangkap maling yang prosedur
pencuriannya malah dilindungi dari atas sampai ke
bawah? Dan yang melindungi mereka, ternyata, bagian
juga dari yang pegang senjata dan yang memerintah.

Bagaimana ini?

Tangan kiri jamaah ini menandatangani disposisi MOU
dan MUO (Mark Up Operation), tangan kanannya membuat
yayasan beasiswa, asrama yatim piatu dan sekolahan.
Kaki kiri jamaah ini mengais-ngais upeti ke sana ke
mari, kaki kanannya bersedekah, pergi umrah dan naik
haji.
Otak kirinya merancang prosentasi komisi dan
pemotongan anggaran,otak kanannya berzakat harta,
bertaubat nasuha dan memohon ampunan Tuhan.Bagaimana
caranya melawan maling begini yang mencuri secara
berjamaah? Jamaahnya kukuh seperti diding keraton, tak
mempan dihantam gempa dan banjir bandang, malahan
mereka juru tafsir peraturan dan merancang
undang-undang, penegak hukum sekaligus penggoyang
hukum, berfungsi bergantian.
Bagaimana caranya memroses hukum maling-maling yang
jumlahnya ratusan ribu, barangkali sekitar satu juta
orang ini, cukup jadi sebuah negara mini, meliputi
mereka yang pegang kendali perintah, eksekutif,
legislatif, yudikatif dan dunia bisnis, yang pegang
pestol dan mengendalikan meriam, yang berjas dan
berdasi. Bagaimana caranya?

Mau diperiksa dan diusut secara hukum?

Mau didudukkan di kursi tertuduh sidang pengadilan?

Mau didatangkan saksi-saksi yang bebas dari ancaman?

Hakim dan jaksa yang bersih dari penyuapan?

Percuma

Seratus tahun pengadilan, setiap hari 8 jam
dijadwalkan Insya Allah tak akan terselesaikan. Jadi,
saudaraku, bagaimana caranya? Bagaimana caranya supaya
mereka mau dibujuk, dibujuk, dibujuk agar bersedia
mengembalikan jarahan yang berpuluh tahun dan
turun-temurun sudah mereka kumpulkan. Kita doakan
Allah membuka hati mereka, terutama karena terbanyak
dari mereka orang yang shalat juga, orang yang
berpuasa juga, orang yang berhaji juga.

Kita bujuk baik-baik dan kita doakan mereka.

Celakanya, jika di antara jamaah maling itu ada
keluarga kita, ada hubungan darah atau teman sekolah,
maka kita cenderung tutup mata, tak sampai hati
menegurnya.
Celakanya, bila di antara jamaah maling itu ada orang
partai kita, orang seagama atau sedaerah, kita
cenderung menutup-nutupi fakta, lalu
dimakruh-makruhkan dan diam-diam berharap semoga kita
mendapatkan cipratan harta tanpa ketahuan.
Maling-maling ini adalah kawanan anai-anai dan rayap
sejati. Dan lihat kini jendela dan pintu rumah
Indonesia dimakan rayap. Kayu kosen, tiang,kasau,
jeriau rumah Indonesia dimakan anai-anai. Dinding dan
langit-langit, lantai rumah Indonesia digerogoti
rayap. Tempat tidur dan lemari, meja kursi dan sofa,
televisi rumah Indonesia dijarah anai-anai.

Pagar pekarangan, bahkan fondasi dan atap rumah
Indonesia sudah mulai habis dikunyah-kunyah rayap.
Rumah Indonesia menunggu waktu, masa rubuhnya yang
sempurna.

Aku berdiri di pekarangan, terpana menyaksikannya.
Tiba-tiba datang serombongan anak muda dari kampung
sekitar.

"Ini dia rayapnya! Ini dia Anai-anainya! " teriak
mereka.

"Bukan. Saya bukan Rayap, bukan!" bantahku.

Mereka berteriak terus dan mendekatiku dengan sikap
mengancam.

Aku melarikan diri kencang-kencang.

Mereka mengejarkan lebih kenjang lagi.

Mereka menangkapku.

"Ambil bensin!" teriak seseorang.

"Bakar Rayap," teriak mereka bersama.

Bensin berserakan dituangkan ke kepala dan badanku.

Seseorang memantik korek api.

Aku dibakar.

Bau kawanan rayap hangus.

Membubung Ke udara.

[+] Read More

Rabu, 02 April 2008

Eneagram

ENEAGRAM

Setahun yang lalu temanku membelikan sebuah kado untuk sahabatku judulnya Eneagram, saat aku membaca resume dari buku tersebut. setelah aku membeli dan membaca buku tersebut aku suka banget dengan penggambaran orang berdasarkan tipenya masing-masing. walaupun tidak menutup kemungkinan bahwa sifat itu menjadi sifat sepenuhnya dari diri seseorang.

Buku eneagram yang aku punya ada dua yaitu eneagram of parenting dan eneagram…


Eneagram of Parenting untuk mereka yang telah atau akan menjadi ayah atau ibu, para pendidik yang menerapkan metode student center sebagai sistem pembelajaran mereka.


Eneagram yang satu ni mengenal kepribadian orang dewasa secara pribadi. Sangat berguna untuk mengenali karakter soulmate, rekan kerja, bos, suami/istri, atau siapapun yang berhubungan dengan manusia.

Eneagram, berasal dari kata enea (sembilan) dan gram (watak, sifat). Jika kita gabungkan menjadi Eneagram atau sembilan watak / sifat atau lebih sering kita sebut dengan sembilan kepribadian. Asal usulnya tidak dapat ditelusuri, namun diketahui sudah digunakan oleh kelompok sufi Timur Tengah. Eneagram mengajarkan kepada kita untuk lebih mengenal diri dan sesamanya.

Elizabeth Wagele menguraikan 9 kecenderungan gaya prilaku anak (disingkat 9P). Yakni; Perfeksionis, anak yang cenderung ingin segala sesuatunya berjalan secara sempurna; Penolong, cenderung suka membantu orang lain; Pengejar prestasi, cenderung ambisius mengejar prestasi tertentu; Peromantis, cenderung mementingkan dunia rasa dan amat sensitif; Pengamat, cenderung ingin mengetahui segala sesuatu serba mendetail; Pencemas, cenderung merasa tidak aman dan was-was; Petualang, cenderung ingin mencari tantangan baru; Pejuang, cenderung bersikap pantang menyerah dan harus menang; Pendamai, cenderung menghindari konflik dan merasa puas dengan keadaan diri dan lingkungan sekitar (hlm 11-12).

Buku ini cocok untuk siapa saja, baca, nikmati keindahan dan perhatikan sekitar kita.

[+] Read More

Kamis, 27 Maret 2008

Tindakan Kita Sebatas Kita Memandang Dunia

Bila kita memandang diri kita kecil, dunia akan tampak sempit dan kita akan menjadi orang yang kerdil. Namun bila kita memandang dunia ini luas, dunia akan terlihat luas. Kita pun bisa melakukan hal-hal penting dan berharga.

Tindakan kita adalah cermin bagaimana kita melihat dunia. Sementara dunia kita tak lebih luas dari fikiran kita tentang diri kita sendiri.

Bagaimana kita akan melihat warna-warna di dunia ini, jika kita memakai kaca mata bercat hitam, bagaimana kita bisa menghirup udara yang bersih di dunia ini, jika di hidung kita teroles kotoran kucing. Maka dunia akan terasa gelap dan bau kotoran kucing kan..

Itulah mengapa dunia sebatas kita memandang dunia, jika ingin indah dan sejuk jangan gunakan kacamata hitam, apalagi kotoran kucing. Karena dunia jadi terasa gelap dan menyesakkan.

Itulah sebabnya mengapa kita diajarkan untuk berprasangka positif pada diri sendiri, agar kita bisa melihat dunia lebih indah, dan bertindak selaras dengan kebaikan-kebaikan yang ada dalam fikiran kita. Padahal dunia tak butuh penilaian apa-apa dari kita. Ia hanya memantulkan apa yang ingin kita lihat. Ia menggemakan apa yang ingin kita dengar. Bila kita takut menghadapi dunia, sesungguhnya kita takut menghadapi diri kita sendiri.

So Be your Self.. OK

[+] Read More

Kamis, 13 Maret 2008

Sedikit-sedikit Lama-lama jadi Bukit

Masih inget sebuah pepatah lama dan sederhana kan “sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit”, kita biasa memaknainya menjadi mengumpulkan seratus, sesen, hingga akhirnya menjadi beratus-ratus yang kelak akan menjadi sepundi. Namun sesungguhnya pepatah ini bukan sekedar mengajarkan kita untuk senantiasa berhemat atau ketekunan menabung.

Pepatah ini menyiratkan tentang sesuatu yang lebih berharga dari sekedar sekantung atau berkantung-kantung uang, yaitu bila kita mampu mengumpulkan kebaikan dalam setiap tindakan-tindakan kecil kita, maka kita akan dapati kebesaran dalam diri kita.

The question is?? Bagaimanakah tindakan yang kecil ini dapat mencerminkan kebesaran hati pemiliknya? Yaitu bila disertai dengan secercah kasih sayang dan keikhlasan didalamnya. Ucapan terima kasih, sesungging senyum, sapaan ramah atau pelukan bersahabat adalah tindakan yang mungkin terlihat kecil atau sepele namun bila keluar dari kasih sayang dan keikhlasan ia mungkin jauh lebih tinggi dari tabungan kita.

[+] Read More

Selasa, 11 Maret 2008

5 Hal yang Jarang Diketahui Orang!

Dari Milis tetangga nech, semoga bermanfaat untuk semuanya...

Info ini tentang 5 hal yg jarang diketahui orang, namun sangat bermanfaat..

1) Nomor Darurat

Nomor darurat untuk telepon genggam adalah 112. Jika anda sedang di daerah yang tidak menerima sinyal HP dan perlu memanggil pertolongan, silahkan
tekan 112, dan HP akan mencari network yang ada untuk menyambungkan nomor
darurat bagi anda, dan yang menarik,nomor 112 dapat ditekan biarpun keypad
dilock. Cobalah...

2) Kunci mobil ada ketinggalan di dalam mobil?
Anda memakai kunci remote?Kalau kunci anda ketinggalan dalam mobil dan
remote cadangannya di rumah, tinggal telpon orang rumah dengan HP, lalu
dekatkan HP andakurang lebih 30cmdari mobil, dan minta orang rumah untuk
menekan tombol pembuka pada remote cadangan yang ada dirumah (waktu menekan
tombol pembuka remote, minta orang rumah mendekatkan remotenya ke telepon
yang dipakainya)

3) Baterai cadangan tersembunyi

Kalau baterai anda hampir habis, padahal anda sedang menunggu telpon
penting, dan telpon anda dibuat olehNOKIA, silahkantekan *3370#, maka
telpon anda otomatis restart danbaterai akan bertambah 50%.
Baterai cadangan ini akan terisi waktu anda mencharge HP anda.

4) Tips untuk men-cek keabsahan mobil/motor anda ( Jakarta area only)

Ketik :contoh metro b86301o (merah no polisi anda) Kirim ke 1717, nanti
akan ada balasan darikepolisian mengenai data2kendaraan anda, tips ini juga
berguna untukmengetahui data2 mobil bekasyang hendak anda beli/incar.

5)Jika anda sedang terancam jiwanya karena dirampok/ditodong seseorang

untuk mengeluarkan uang dari atm,maka anda bisa minta pertolongan diam2
dengan memberikan nomor pin secara terbalik,misal no asli pin anda 1254
input 4521 di atm maka mesin akan mengeluarkan uang anda juga tanda bahaya
ke kantor polisi tanpa diketahui pencuri tsb. Fasilitas ini tersedia di
seluruh atm tapi hanya sedikit orang yang tahu tolong kasih tahu info
kepada yang lain.
Semoga Bermanfaat

>......Silahkan mencoba....<

[+] Read More

Senin, 10 Maret 2008

Mulutmu...Harimaumu...atau Pisaumu....

Mulutmu...Harimaumu...
Masih inget kan slogan salah satu iklan di negeri tercinta indonesia ini???

Tanpa kita sadari ketika kita bercerita, bercanda ternyata bagi teman, tetangga atau yang mendengarkan guyonan kita ternyata bukan seperti yang kita harapkan. Bagi kita itu candaan ternyata bagi teman kita bukan.. alhasil candaan kita di ceritakan ke orang lain dengan paragdima yang berbeda seolah kita memang memiliki sifat yang negatif..
contohnya saat seseorang bercanda dengan kawannya tentang "hehe..kayaknya asyik tuh kalo punya pacar 3, kalo yang satu ga mau ngasih yang lain pasti bisa memenuhi keinginan kita hehehe.." en ternyat temen kita menganggap guyonan kita itu sebagai karakter yang memang dimiliki oleh kita. en dia pun akhirnya cerita ke orang lain bahwa kita memiliki pacar 3.. Keren khan.. ;) mungkin kalo temen yang dihadapinya mengenal kita ia akan berfikir kembali bahwa itu cuman bercanda.. bagaimana kalo tidak..n ternyata dia kenal sama pacar/teman dekat kita n dia bilang... kita punya pacar 3... waah bisa ada perang dingin tuh sama pacar / teman dekat kita.. iya kan..
Itu hanya sekilat cerita yang ada tentang bahayanya mulutmu jika kau tidak mengontrolnya.
nech ada sekedar berbagi tips..
1. Perhatikan baik-baik siapa yang kau ajak bicara.
kalau yang kau ajak bicara atasanmu/kawanmu/sobatmu yang mungkin gampang bocor, tersinggungan, n ga bisa untuk di ajak bercanda. ya bercandalah seperlunya, jangan percaya untuk candaan yang mungkin bisa menjatuhkan dirimu...hehe

2. Bercandalah sepuasnya
kita bisa bercanda dengan kawan/rekan/sobat/atasan/pacar/suami/istri yang sangat mengenal kita bercanda dech sepuasnya. karena kita yakin bahwa sobat kita itu memang senang bercanda.
n pastiin juga dia g' sensitif..apalagi yang mudah tersinggung.. jangan sampe..
3. kalo ga' bisa bercanda mending jangan maksain bercanda.

hehehe...untuk temen-temen yang g' bisa bercanda mending ga' usah dech bercanda.. bisa jadi Garing...garing...kriuk... atau malah diliat aneh. maklum ga' pernah bercanda..
ok.. hati-hati dengan mulutmu..karena ia bisa jadi harimaumu atau pisaumu yang bisa mematikan dirimu. ok see you....

[+] Read More

Minggu, 02 Maret 2008

FATWA MUI


"Haram Hukumnya Bagi Seorang Laki2 Menikah Dengan Gadis Sekantor.."
MUI Jakarta mengeluarkan fatwa baru.Setelah diadakan rapat dan diskusi diantara para pemimpin MUI dan dewan pakarnya, dan juga telah ditimbang berdasarkan ayat-ayat alquran dan hadis nabi yang terpercaya sahihnya, maka MUI mengeluarkan fatwa : "HARAM HUKUMNYA BAGI SEORANG LAKI-LAKI UNTUK MENIKAH DENGAN GADIS SEKANTOR"Fatwa MUI ini telah menimbulkan perdebatan yang sangat sengit antara yang pro dan kontra. Bahkan banyak pihak yang menyatakan bahwa MUI telah gegabah mengambil keputusan tersebut. Untuk mencari tahu alasan MUI mengeluarkan fatwa tersebut, maka wartawan Republika mewawancarai sekretaris umum MUI Prof.Dr. Din Syamsudin.Inilah isi wawancara tersebut:

Wartawan: "Pak Syamsudin, bagaimana MUI bisa mengeluarkan fatwa haram untuk menikahi gadis sekantor?"

Prof.Dr.Din Syamsudin: "Emang haram, menikahi satu orang gadis aja berat, apalagi satu kantor, kan itu banyak jumlahnya... .......please deh...jangan gilllaa ddooooong"




huakakakakakakakaka kakakakakakakaka kkkk....


Take From : Milis Tetangga..

[+] Read More

Senin, 25 Februari 2008

It Happens in Japan

Just For share... diambil dari Milis Tetangga.





BERANI MENCOBA....!!!!






Lumayankan biar lebih safety
untuk anak or bayi kita..hehe






Kalo ujan-ujan,apalagi abis keujanan..pasti laper...
makan yuk....!!!
MMM Kayanya g jadi dimakan tuch....
abis itu bobo dech..

zzzzzzzzzz.......zzzzz








[+] Read More

Nice Word

Bongkarlah penat deritamu menjadi benderang kebahagiaan,

Kesedihanmu menjadi keceriaan, kekikiranmu menjadi kedermawanan

Dan gelegak kemarahanmu menjadi kesabaran

Jadikan musibah sebagai kesenangan dan keimanan sebagai senjata

My Slide